Legenda Telur Emas & Penghargaan Shuri-Khan Potongan 4 dari 4 – Pasaran ke Gelongkong

February 5, 2021 by No Comments

Legenda Kibas Emas adalah kisah anak-anak Tiongkok dengan terkenal. Bercerita mengenai roh jahat (tao) yang mengendalikan kehidupan penduduk sebuah metropolis kecil. Tokoh yang utama, Baikal, diselamatkan sama Guru Muli nun mengenalinya dari perjalanannya. Ceritanya berkisar pada pengejaran Guru Muli diseluruh Asia & akhirnya mendapatkan meleset kerajaannya oleh Baikal. Dia kemudian menjunjung rencananya untuk merobohkan kekuatan Yang, menghilangkan mereka ke tapak terjauh di globe.

Legenda Kambing Megah dibuat menjadi film animasi fitur nun dibintangi oleh Yuichiro Nagashii sebagai Baikal dan Ken Takakura sebagai Guru Muli. Namun itu adalah kegagalan finansial serta pemerintah Jepang memerintahkannya untuk dibakar dalam tempat umum guna mencegah publik daripada takhayul. Legend of the Golden Goat kemudian dibuat sekuelnya, The Legend of the Silver Monkey, dan versi film H kari tersebut juga dirilis. Film-film ini adalah sesi kedua dan ketiga dari serial tersebut.

Legenda Kambing Megah menceritakan tentang pencarian telur emas legendaris yang tumbuh pada Danau Surga. Baikal, dewa kekayaan diubah menjadi monyet karena mantra kuat yang dilafalkan oleh Inang Muli. Dia melarikan diri dari Baikal yang marah dan akhirnya menemukan penginapan dengan manusia perempuan bernama Naraka. Setelah pertarungan singkat, Naraka melarikan diri guna mencari pasangan pertama dan Baikal berucap untuk tidak sempat kembali ke globe sampai dia menemukan Telur Emas dengan legendaris.

Legenda Kera Perak Hkari Tersebut menceritakan tentang seekor kera muda dinamakan Tanimoto, yang berjalan-jalan dengan dua temannya bernama Mura & Chinedu bersama secara anjing mereka Nandu. Data hk bertemu kera yang marah bernama Sanjiva dan segerombolan monyetnya yang menyiangi Tanimoto dan teman-temannya di jalan. Tersebut membawa mereka ke sebuah gua lokasi Tanimoto mengorbankan dirinya untuk hidupnya serta yang lainnya diselamatkan. Mura dan Chinedu kembali ke wisma mereka. Namun, Sanjiva dan kelompoknya lekas kembali dan Chinedu meninggal karena pelor yang diambil oleh salah satu keturunan buah Sanjiva. Mura kemudian mengorbankan dirinya untuk kesejahteraan Tanimoto dan cerita berakhir di situ.

Legenda Kambing Emas Hkari Ini berlanjut dengan Tanimoto melakukan perjalanan melalui terowongan mengatasi Telur Emas, sementara Chinedu berubah sebagai naga untuk menyekat monyet yang unggul. Pertarungan menyebabkan dampak imbang antara dua-duanya dan para pejuang akhirnya berhasil mengeluarkanmerilis, tuan mereka di dalam lubang. Untungnya, seekor katak terbit dan menghidupkan kembali Tanimoto yang balik ke bentuk manusia dan bersatu meleset dengan Chinedu serta mitra barunya Yayoi. Kelompok mereka langsung mencari Telur Megah dan akhirnya menemukannya di bawah uap terjun di ujung terowongan pulau Inari.

Legenda Kambing Luhur Hkari Ini sinambung dengan ketiganya bersatu kembali saat mereka memasuki kuil lokasi Yayoi berubah sebagai putri duyung & berenang ke tempat yang aman. Chinedu dan Tanimoto kemudian menggunakan sihir serta tombak untuk menghabisi banyak ninja. Sehabis membunuh pasangan terakhir, Chinedu dan Yayoi harus pergi di daratan untuk mencari bantuan. Di negara mereka bertemu Reluk Mee, seorang rahib Buddha yang menyilih dirinya menjadi seorang ahli kungfu dengan kuat. Dia kemudian bergabung dengan Tanimoto dan mereka bertiga melakukan perjalanan di Pangkalan Udara Shuri-Khan di mana Tanimoto melepaskan kekuatan penuhnya untuk mengalahkan Reluk Mee dan menyelamatkan Chinedu dan Yayoi. Sementara itu, pejabat Chinedu Kichirui telah berubah menjadi naga dan menyerang markas, tetapi dia dihentikan oleh Tanimoto nun menggunakan senjata terbarunya – Inari katana.


Film berakhir beserta tiga biksu pada perjalanan, dan Tanimoto bertemu teman lamanya Kichirui. Dia menipunya untuk melakukan pengembaraan melalui portal nun dibuat oleh mendiang temannya dari Daratan Inari (nama wilayah di layar) nun disebut Pasaran. Sesuatu ini membawa dua legenda Telur Emas dan Penghargaan Shuri-Khan ke episode Kichirui: Pangeran Pencuri selanjutnya.

Sejarah Pulau Inari dapat dilihat daripada latar modern & tradisionalnya di permadani perak. Cerita dengan diceritakan di sini tersekat erat dengan plot pertunjukan, dengan wajar mempertahankan motif aslinya. Yang paling terpecul dari ini ialah dualitas Yang atau yin yang tampak jelas antara dua sisi bisa serta Tanimoto (yang bermula dari alam perempuan). Terakhir, ada keadaan khas mistisisme serta perdukunan yang saja terlihat dalam praktik Feng Shui serta film, menjadikan beker tangan ini menggembirakan bagi siapa saja yang menyukai gambaran dan spiritualitas, terutama jika mereka demen animasi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *