Kuasa Hukum Bantah Terdakwa Kasus Mutilasi di Bekasi adalah Manusia Silver

January 5, 2021 by No Comments

BEKASI, KOMPAS.com – Kuasa hukum terdakwa kasus mutilasi di Kota Bekasi berinisial A (17), Maryani, membantah bahwa kliennya seorang manusia silver.

Menurut Maryani, kliennya selama ini bekerja sebagai pegawai di salah satu toko elektronik.

“A di dalam sidang terbukti bukan sebagai manusia silver, dia bekerja di salah satu mal di Bekasi. Dia bekerja di salah satu toko elektronik seperti sparepart handphone,” kata Maryani saat ditemui usai sidang di Pengadilan Negeri Bekasi, Selasa (5/1/2021).

Maryani membantah informasi yang selama ini menyebutkan bahwa A merupakan seorang penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) dan manusia silver.

Terkait kasus mutilasi yang dilakukan terdakwa, Maryani menyatakan bahwa kliennya mengaku menyesal telah melakukan tindakan itu.

Baca juga: Polisi: Remaja Pelaku Mutilasi di Kalimalang adalah Pengamen Sekaligus Manusia Silver

Pengakuan A diharapkan dapat menjadi pertimbangan hakim untuk meringankan vonis.

“Pelaku menyesal dan mengakui perbuatan itu. Pelaku juga belum pernah melakukan perbuatan tindak pidana pada sebelumnya,” ujar Maryani.

Informasi soal latar belakang terdakwa pernah disampaikan oleh Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Alfian Nurrizal.

Alfian mengatakan, dari hasil pemeriksaan penyidik, A diketahui merupakan salah satu PMKS.

Dalam kesehariannya, A diketahui bekerja sebagai manusia silver.