Kios di Joglo Dibangun dari Limbah, Akan Dipakai untuk Jual Produk UMKM Warga Setempat

November 26, 2021 by No Comments


JAKARTA, KOMPAS.com – Sebuah kios Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di halaman depan kantor kelurahan Joglo, Kembangan, Jakarta Barat, dibangun dari limbah bahan bangunan.

Lurah Joglo Matrullah mengatakan kios UMKM yang baru rampung 90 persen tersebut terbuat dari bata dan kayu bekas.

“Kiosnya dari barang limbah seperti bata dan kayu kayu bekas. Yang pasti dari barang yang tidak dipakai warga,” kata Lurah Joglo Matrullah saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Matrullah mengatakan, nantinya, kios tersebut akan digunakan untuk menjual produk UMKM dari warga Joglo seperti makanan tradisional, benda kerajinan tangan, hingga busana daerah.

Baca juga: Pemkot Jakbar Andalkan Sumur Resapan untuk Atasi Banjir di Jalan Haji Briti Kembangan

Untuk meningkatkan kualitas kios, Matrullah juga berencana akan menggaet sejumlah perusahaan aplikasi pemesanan untuk meningkatkan daya jual produk tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Nanti produk-produknya akan kita daftarkan. Misalkan untuk makanan tradisional kita daftarkan di Grab food dan sebagainya,” jelas dia.

Mengingat kios sudah hampir rampung, ia sudah mengantongi sejumlah daftar pelaku UMKM untuk dipromosikan di kios tersebut. Rencananya, produk di kios tersebut akan mulai dipromosikan bulan depan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

khusus Data SGP 2020 – 2021. Hadiah khusus lainnya ada diperhatikan secara terjadwal via status yang kami lampirkan di web itu, lalu juga siap ditanyakan terhadap layanan LiveChat support kita yg stanby 24 jam Online untuk melayani semua maksud para pengunjung. Yuk segera gabung, dan ambil promo Lotto dan Kasino On-line terbesar yang terdapat di situs kita.

Tags: