2 Perempuan di Bawah Umur Korban Pelecehan Seksual Sempat Diancam Istri Pelaku

November 1, 2021 by No Comments


TANGERANG, KOMPAS.com – S, warga Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap dua gadis di bawah umur pada April 2021.

Firmansyah, paman salah satu korban, mengungkapkan bahwa istri S sempat mengancam keponakannya saat pihak keluarga melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian.

Pengancaman itu, kata Firmansyah, yakni istri S justru hendak melaporkan korban saat keluarganya melaporkan dugaan pelecehan seksual itu.

Baca juga: Seorang Warga Kota Tangerang Diduga Lecehkan 2 Gadis di Bawah Umur, Modusnya Beri Ilmu Kebatinan

“Pernah juga diancam, yang ngomong (mengancam) istrinya (S). Nomor keponakan saya juga sempat kesebar, terus sempat diteror juga,” kata Firmansyah dalam rekaman suara yang diterima Kompas.com, Senin (1/11/2021).

Firmansyah berujar, istri S mengetahui seluruh kejadian pelecehan seksual yang dialami keponakan dan temannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tak hanya itu, istri S dan kedua korban juga saling mengenali.

“Istrinya kenal, karena (dua korban) sering mengaji. Waktu kejadian, istrinya tahu,” sebut dia.

Baca juga: Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Duren Sawit

Firmansyah sebelumnya mengatakan, tindakan pelecehan itu dialami keponakannya di kediaman S. Korban diajak ke kediaman S dengan iming-iming untuk memberikan ilmu kebatinan.

Menurut Firmansyah, S merupakan guru mengaji kedua terduga korban.

“Di rumah S, keponakan saya dibuka bajunya, enggak jelas alasannya…. Di rumah (S) sepi,” ucapnya.

Promo paus Result SGP 2020 – 2021. Permainan mantap lainnya tersedia diamati secara berkala via status yang kita tempatkan pada web tersebut, lalu juga siap dichat terhadap operator LiveChat pendukung kami yang ada 24 jam On the internet untuk meladeni seluruh kepentingan para bettor. Ayo cepetan gabung, & ambil diskon Buntut serta Live Casino Online tergede yang nyata di tempat kami.

Tags: